Chief Operating Officer Sun Motor Group, Darwin Kesuma, menjelaskan bahwa keputusan pembelian kini melalui pertimbangan yang matang.
Pengalaman berkendara yang senyap dan responsif serta kepraktisan pengisian daya di rumah menjadi faktor penentu.
Baca Juga: Jepang Kembangkan Bahan Bakar Alternatif dari Kayu dan Kertas untuk Saingi Mobil Listrik
“Mayoritas pembeli mobil listrik bukanlah konsumen impulsif, melainkan mereka yang telah memiliki pengalaman menggunakan mobil konvensional dan menjadikan EV sebagai kendaraan kedua atau ketiga,” ujar Darwin.
Pasar yang Lebih Sehat
ENTREV menilai keputusan yang dilandasi logika ekonomi dan teknis ini akan menciptakan pasar yang lebih berkelanjutan.
Kepercayaan terhadap teknologi EV tumbuh secara organik ketika konsumen merasakan langsung keunggulannya dibandingkan kendaraan berbahan bakar fosil.
Guna mendukung tren positif ini, ENTREV berkomitmen terus mendorong penguatan infrastruktur pengisian daya publik (SPKLU) yang aman dan nyaman.
Edukasi berkelanjutan juga menjadi prioritas agar masyarakat mendapatkan informasi utuh mengenai keamanan baterai dan infrastruktur pendukung sebelum beralih sepenuhnya ke energi bersih di jalan raya.






