Di jalur menuju Bakauheni, penyaringan dilakukan di Rest Area KM 49B, KM 20B, Terminal Gayam, hingga RM Gunung Jati untuk mencegah penumpukan di bibir dermaga.
Stimulus Diskon dan Tarif Tunggal
Di sisi lain, Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, mengungkapkan perusahaan memberikan stimulus berupa diskon tarif jasa pelabuhan sebesar 100 persen—atau setara 21,9 persen dari total tarif penyeberangan.
Baca Juga: Nadi Ekonomi Maluku-Sultra: ASDP Operasikan Layanan 24 Jam di Jalur Mudik Timur
Kebijakan ini berlaku hingga 31 Maret 2026 bagi pejalan kaki dan kendaraan golongan II serta IVA reguler di 14 pelabuhan.
Selain itu, skema tarif tunggal diberlakukan di Bakauheni hingga 29 Maret untuk kendaraan golongan I hingga VIA guna mempercepat proses transaksi.
“Untuk perjalanan yang lebih lancar, masyarakat diimbau membeli tiket lebih awal melalui Ferizy yang tersedia hingga H-60, menghindari calo, serta datang sesuai jadwal keberangkatan,” ujar Windy.
Secara kumulatif, tren penyeberangan tahun ini menunjukkan kenaikan tensi. Penumpang dari Sumatera ke Jawa tumbuh 15,3 persen dibandingkan tahun lalu, sementara volume kendaraan melonjak hingga 21,8 persen.
Dengan sisa 51 persen pengguna jasa yang diprediksi bergerak simultan, ASDP terus memperkuat koordinasi lintas sektoral demi menjaga kelancaran di tengah kepungan trafik puncak arus balik. (*)






