Baca Juga:
Meski masif dalam pembangunan fisik, ITDC mengklaim tetap memegang teguh prinsip keberlanjutan. Kawasan ini mengalokasikan 30 persen ruang terbuka hijau, termasuk kawasan mangrove seluas 45 hektar di sisi timur kawasan.
Efek Pengganda Sirkuit Mandalika
Sepanjang tahun 2025, KEK Mandalika mencatatkan kunjungan lebih dari 1,4 juta wisatawan dengan okupansi rata-rata 55 persen. Angka ini melonjak tajam hingga menyentuh 100 persen saat gelaran akbar seperti MotoGP berlangsung.
Keberadaan Sirkuit Mandalika terbukti menjadi katalis utama ( anchor ) yang menarik ajang internasional lain seperti GT World Challenge Asia dan Asia Road Racing Championship (ARRC).
Dengan statusnya sebagai Indonesia’s Premier Sportstainment Destination, pemerintah berharap Mandalika tidak hanya menjadi pusat balapan, tetapi juga motor penggerak ekonomi yang memberikan efek pengganda (multiplier effect) bagi masyarakat lokal di Nusa Tenggara Barat. (*)






