URBANCITY.CO.ID – Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) resmi menyerahkan kunci 120 unit hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.
Penyerahan tahap pertama ini menjadi sinyal percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi fisik bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal. Proyek huntap komunal ini merupakan hasil kolaborasi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.
Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan bahwa prioritas utama kementeriannya adalah memastikan warga terdampak tidak berlama-lama di pengungsian dengan menyediakan hunian yang memenuhi standar kelayakan dan keamanan.
“Kementerian PKP hadir untuk memastikan masyarakat yang terdampak bencana dapat segera memiliki hunian yang layak, aman, dan nyaman. Pembangunan hunian tetap ini kami percepat melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Maruarar dalam acara penyerahan kunci, Jumat, 27 Maret 2026.
Baca Juga: Bedah Hunian Samosir: Kementerian PKP Kucurkan Rp22,6 Miliar Tata Kawasan Kumuh
Rekor Penanganan Tercepat di Sumatera
Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, memberikan apresiasi tinggi atas tempo pembangunan proyek ini.
Menurutnya, koordinasi yang solid membuat Tapanuli Selatan menjadi salah satu daerah dengan penanganan pascabencana tercepat di wilayah Sumatera.
“Ini termasuk gotong royong tercepat dalam penanganan pascabencana. Prosesnya sangat cepat karena koordinasi yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pihak yang terlibat,” kata Tito.




