“Berbagai program dikembangkan Pertamina sebagai budaya di internal pekerja, sehingga selain berdampak pada kebugaran tubuh, juga menghemat energi yang jauh hari sudah dilakukan,” tambah Baron.
Baca Juga: Mudik Sambil Piknik: 19 Serambi MyPertamina Siaga di Jalur Wisata Favorit Lebaran 2026
Dari Gedung Hijau Hingga Desa Mandiri
Efisiensi energi juga menyentuh aspek infrastruktur. Gedung perkantoran Pertamina kini didesain memaksimalkan penggunaan cahaya alami melalui pemanfaatan kaca guna mengurangi konsumsi listrik siang hari.
Di sisi operasional, pemasangan panel surya terus diperluas, mulai dari aset perkantoran hingga jaringan SPBU.
Di level masyarakat, Pertamina mengimplementasikan transisi energi melalui program Desa Energi Berdikari yang kini telah tersebar di 252 titik.
Program ini membantu masyarakat memanfaatkan energi baru terbarukan (EBT) secara mandiri. Perusahaan juga terus memperluas jaringan gas (jargas) rumah tangga sebagai solusi energi bersih yang lebih murah.
Kontribusi di Arus Balik 2026
Sebagai bagian dari kampanye hemat energi pada sektor transportasi massal, Pertamina kembali menggelar program Mudik dan Balik Bersama.
Baca Juga: Dari Papua Hingga Sumatra: Pertamina Guyur Air Bersih untuk 21 Ribu Warga
Pada Sabtu, 28 Maret 2026, Pertamina memberangkatkan armada bus secara serentak dari empat kota menuju Jakarta untuk memfasilitasi pemudik kembali secara kolektif dan efisien.
“Bareng-bareng Mudik menjadi program rutin Pertamina. Tahun ini, Pertamina juga menyediakan empat armada bus untuk balik ke Jakarta, sehingga Pertamina turut berkontribusi untuk penghematan energi,” jelas Baron.






