Baca Juga: ASDP Buka Mudik Gratis 2026 di Indonesia Timur, Sasar 1.635 Penumpang Kapal
Hingga Jumat sore pukul 16.00 WITA, arus kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk terpantau ramai lancar. ASDP menerapkan skema distribusi kendaraan secara bertahap dari area parkir menuju dermaga, serta mengoptimalkan buffer zone di Terminal Kargo Gilimanuk untuk mencegah antrean panjang di jalur utama.
Data Penumpang Melonjak 142 Persen
Meski situasi terkendali, tekanan volume kendaraan terlihat nyata dari data statistik. Posko Gilimanuk mencatat jumlah penumpang yang menyeberang dari Bali menuju Jawa pada periode H-2 (19 Maret dini hari) mencapai 2.029 orang. Angka ini melonjak tajam 142,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Secara kumulatif sejak H-10 hingga H-2, total penumpang telah menembus 459.640 orang, naik 7,4 persen. Sementara itu, total kendaraan mencapai 146.963 unit atau meningkat 8,9 persen.
Windy Andale menambahkan, pihaknya terus memperkuat koordinasi dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) selaku regulator jadwal operasi kapal.
Baca Juga: ASDP Operasikan KMP Portlink VII untuk Urai Antrean di Lintas Ketapang-Gilimanuk
“Kami melakukan penyesuaian operasional secara real time di sisi pelabuhan, termasuk pengaturan distribusi kendaraan, agar tidak terjadi penumpukan,” pungkasnya.
Pemudik diimbau untuk tetap memanfaatkan fasilitas buffer zone dan mengikuti arahan petugas di lapangan guna memastikan perjalanan menyeberangi Selat Bali tetap aman dan tertib di tengah tren peningkatan mobilitas ini. (*)




