URBANCITY.CO.ID – PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) kian agresif memperluas jejaknya di panggung energi dunia.
Anak usaha Pertamina ini tampil menonjol dalam dua konferensi internasional bergengsi, yakni 16th International Conference on Power, Energy, and Electrical Engineering (CPEEE) dan 16th International Conference on Renewable and Clean Energy (ICRCE) yang digelar di Osaka, Jepang, Maret 2026.
Dalam forum yang mempertemukan pakar dan pelaku industri global tersebut, Pertamina Drilling membawakan materi strategis bertajuk “Core Values: Principles in the Transformation of Drilling Operation & Investment towards Green & Clean Energy”.
Pemaparan ini menekankan pentingnya nilai-nilai inti perusahaan sebagai kompas dalam mentransformasi operasi pengeboran agar lebih efisien dan adaptif terhadap isu lingkungan.
Baca Juga: Jaga Pasokan Migas, 3.000 Kru Rig Pertamina Drilling Tetap Siaga Saat Lebaran
Manager HC Development Pertamina Drilling, Yohana Endrawati, menegaskan bahwa partisipasi ini merupakan langkah taktis untuk memperkuat posisi perusahaan di kancah global.
“Partisipasi ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperkuat posisi di kancah global, sekaligus menunjukkan komitmen nyata implementasi green drilling dalam mendukung transisi energi dan sustainability,” ujar Yohana dalam keterangan resminya.
Tiga Pilar Operasi Hijau
Dalam orasinya, Pertamina Drilling menyoroti tiga pilar utama yang menjadi motor penggerak transformasi mereka:
- Efisiensi dan Teknologi: Menerapkan inovasi terbaru untuk menekan dampak lingkungan pada setiap titik pengeboran.
- Integrasi Nilai: Menyematkan prinsip berkelanjutan ke dalam setiap proses bisnis dan investasi.
- Dukungan Transisi Energi: Berperan aktif dalam peralihan menuju energi bersih di tengah dinamika industri migas global.
Baca Juga: Bos Pertamina Drilling Sidak Rig Prabumulih: Pastikan Keamanan Pengeboran Selama Ramadan 2026




