Antrean warga, didominasi para lansia, mengular dengan tertib. Di tangan mereka, paket berisi beras, gula, hingga kue keranjang dan angpao menjadi bekal berharga untuk merayakan pergantian tahun.
Tema “Harmoni dalam Pelayanan” sengaja diusung untuk menegaskan bahwa perayaan religi tak bisa dipisahkan dari akar budaya yang menyatukan.
Baca Juga: Kemen Ekraf Dorong Asosiasi Voiceover Kuatkan Ekosistem Sulih Suara
Gubernur Distrik Lions Club 307 A1, Hastuti Boediwibowo Kresna, menyebut kegiatan ini adalah upaya merawat tenun kebangsaan.
“Kami ingin menjahit kerukunan antar umat beragama dan perbedaan suku sehingga menjadi kesatuan harmoni untuk Indonesia. Kami juga ingin menunjukkan bahwa religi dan budaya bisa menyatukan bukan memecah belah. Serving to grow, excelling together!,” ungkapnya. (*)






