Saat ini, rute penerbangan Tokyo–Jakarta dan Tokyo–Bali masih menjadi tulang punggung mobilitas, namun pemerintah mulai melirik potensi pengembangan rute baru menuju destinasi seperti Yogyakarta.
Baca Juga: Resiliensi Pariwisata: Menpar Widiyanti Pastikan Layanan Taman Safari Bali Tetap Prima
Selain infrastruktur, kerja sama ini juga mencakup pengiriman tenaga kerja terlatih. Widiyanti menekankan bahwa program Presiden Prabowo Subianto terkait pengiriman SDM pariwisata ke luar negeri akan disiapkan melalui kerangka kerja MoC ini.
Rencana Aksi Berkelanjutan
Kesepakatan bilateral ini tidak hanya mencakup promosi bersama, tetapi juga pengembangan produk pariwisata spesifik seperti wellness, gastronomi, ekowisata, hingga penguatan desa wisata dan sektor MICE.
Untuk memastikan kesepakatan ini tidak sekadar menjadi dokumen di atas kertas, kedua negara sepakat membentuk Joint Working Group (JWG).
Tim ini bertugas menyusun rencana aksi konkret serta memantau pelaksanaan program secara berkala agar memberikan keuntungan timbal balik bagi industri pariwisata kedua negara.
Baca Juga: Libur Lebaran 2026, Menpar Widiyanti Dorong Museum Jadi Destinasi Alternatif di Jakarta
Pertemuan yang diakhiri dengan pertukaran cendera mata ini menjadi simbol persahabatan yang semakin erat, sekaligus menegaskan komitmen Indonesia dan Jepang dalam membangun pariwisata yang inovatif dan berkelanjutan. (*)






