Gan Kim Yong menyambut baik keseriusan Indonesia. Menurutnya, keterlibatan ekonomi terbesar di Asia Tenggara ini akan memperkokoh peran ASEAN dalam arsitektur perdagangan kawasan.
Baca Juga: Wamendag Roro Esti Tinjau Pasar Summerland Batam: Harga Bapok Stabil dan Puji Transaksi QRIS
Sebagai informasi, data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memproyeksikan ekspor Indonesia bakal melonjak 19 persen jika resmi bergabung dalam blok yang diikuti Australia hingga Jepang tersebut.
Evaluasi RCEP dan Kerja Sama Bilateral
Selain CPTPP, kedua negara juga membahas penguatan implementasi Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP).
Roro mengapresiasi inisiatif Singapura dalam menyelenggarakan konferensi RCEP pada Februari lalu yang melibatkan puluhan peneliti internasional.
“Indonesia mengapresiasi inisiatif Singapura terkait konferensi RCEP bulan lalu. Wawasan yang dihasilkan dari konferensi tersebut dapat menjadi masukan berharga untuk meningkatkan implementasi RCEP dan persiapan General Review 2027,” kata Roro yang didampingi Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional Djatmiko Bris Witjaksono.
Baca Juga: Wamendag Roro Esti Genjot Ekspor Kepri: Tinjau Industri Kelapa di Bintan dan Elektronik di Batam
Hubungan Dagang yang Terus Tumbuh
Singapura tetap menjadi mitra vital bagi Indonesia. Berada di posisi ke-8 tujuan ekspor dan ke-4 sumber impor, total perdagangan kedua negara pada 2025 tercatat mencapai USD 19,32 miliar atau tumbuh 14,6 persen dibandingkan tahun 2020.
Komoditas utama yang mengalir dari Indonesia ke Singapura masih didominasi oleh gas bumi, minyak, perhiasan, emas, serta timah.




