Meski angka 205 BOPD merupakan hasil uji alir awal untuk mengukur kemampuan maksimum reservoir, Luthfi melihatnya sebagai sinyal positif efisiensi biaya.
Strategi mengoptimalkan aset yang ada terbukti lebih rendah risiko dibandingkan mengebor sumur baru dari nol. “Keberhasilan ini membuktikan optimalisasi sumur eksisting melalui well service bisa mendorong peningkatan produksi migas secara efisien dan rendah risiko,” ucap Luthfi. (*)






