Baca Juga: PDC Luncurkan Gerakan Tangan Kedua, Olah Limbah Tekstil Pekerja Jadi Produk Ekonomi Sirkular
Plt. Direktur Utama PDC, Fitra Adriza, menegaskan bahwa kesejahteraan mental bukan sekadar urusan privat masing-masing individu, melainkan fondasi utama kemajuan korporasi.
“Perwira PDC yang sehat secara mental lebih mampu mengambil keputusan tepat, bekerja optimal dan memimpin tim dengan bijak. Investasi pada kesejahteraan mental karyawan adalah investasi bagi masa depan perusahaan,” tutur Fitra dalam sambutannya.
Nutrisi Otak dan Regulasi Emosi
Sebagai langkah preventif, Dedi Setiawan menekankan pentingnya menjaga keseimbangan fisik dan psikis melalui nutrisi otak yang tepat serta teknik pernapasan.
Ia menyarankan karyawan untuk melakukan regulasi emosi harian melalui metode journaling atau meditasi sebelum memutuskan mengambil terapi psikologis yang lebih mendalam.
Baca Juga: PDC Perkuat Budaya K3, Gelar Pelatihan Safety Leadership demi Keandalan Operasi Migas
Kegiatan ini tidak hanya berhenti pada pemaparan materi. PDC juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan fisik, termasuk pemberian suntik vitamin C dan sesi konsultasi pribadi gratis dengan psikolog bagi peserta terpilih.
Aksi nyata ini mempertegas komitmen perusahaan dalam menciptakan ekosistem kerja yang memanusiakan manusia, di mana setiap individu bisa bertumbuh tanpa harus kehilangan jati diri dan kesehatan mentalnya. (*)






