Dimensi Pengetahuan
Dimensi pengetahuan pada IPM dibentuk oleh dua indikator, yaitu Harapan Lama Sekolah (HLS) penduduk usia 7 tahun ke atas, dan Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) penduduk usia 25 tahun ke atas.
Kedua indikator ini juga terus meningkat. Selama 2020-2024 HLS Indonesia rata-rata naik 0,44 persen per tahun, RLS meningkat 1,07 persen per tahun.
HLS 2024 meningkat 0,06 tahun atau 0,46 persen dibanding 2023, lebih tinggi dibanding rata-rata pertumbuhan 2020–2023 yang mencapai 0,43 persen per tahun.
Sementara RLS 2024 naik 0,08 tahun atau 0,91 persen dibanding 2023, lebih rendah dibanding rata-rata pertumbuhan 2020–2023 yang mencapai 1,13 persen per tahun.
HLS 2024 tercatat 13,21 tahun dibanding 12,98 tahun pada 2020. Sedangkan RLS 2024 mencapai 8,85 tahun atau hampir 9 tahun, dibanding 8,48 tahun pada 2020.
Dengan lain perkataan, rata-rata lama sekolah orang Indonesia pada 2024 baru mencapai tingkat sekolah menengah pertama (SMP).
Dimensi Standar Hidup Layak
Dimensi ketiga yang mewakili pembangunan manusia adalah standar hidup layak, yang direpresentasikan dengan pengeluaran riil per kapita per tahun (yang disesuaikan).
Pada 2024 pengeluaran riil per kapita per tahun (yang disesuaikan) Indonesia mencapai Rp12,34 juta. Meningkat Rp442 ribu atau 3,71 persen dibandingkan 2023, lebih tinggi dibanding rata-rata pertumbuhan 2020–2023 yang 2,61 persen per tahun.
Mulai tahun 2024, BPS menyajikan IPM untuk 38 provinsi. Pada 2024 status pembangunan manusia di Sulawesi Barat tercatat meningkat dari “sedang” menjadi “tinggi” dengan capaian IPM 70,46 (>70).






