Dari sini, produk didistribusikan ke fasilitas penjualan Pertamina dengan bantuan lebih dari 50 mobil tangki BBM dan 90 mobil tangki LPG.
Pengujian kualitas dimulai sebelum BBM dikirim dari kilang, diikuti pemeriksaan ulang saat tiba di IT Balongan, dan berlanjut saat dimuat ke mobil tangki. Sampel diambil rutin setiap hari, memastikan konsistensi mutu tetap terjaga hingga ke tangan konsumen akhir.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menegaskan bahwa IT Balongan adalah contoh nyata fasilitas hilir Pertamina yang tersebar di seluruh Indonesia.
“Pertamina menyadari pentingnya kualitas produk. Melalui pengujian berlapis yang diterapkan pada setiap titik serah produk, kami berharap bisa menjaga kualitas produk Pertamina dan memaksimalkan pelayanan Pertamina kepada masyarakat,” pungkas Baron.
Di era energi yang kompetitif, komitmen ini menjadi landasan Pertamina untuk terus mengoptimalkan operasionalnya, memastikan energi bersih dan andal bagi jutaan orang. (*)






