Baca Juga: ITDC Terima 12 Sertifikat HPL untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur di Mandalika
Pulau Nusa Dharma, sebelumnya area tenang, kini dirancang sebagai wellness island dengan fasilitas yoga, meditasi, dan aktivitas kesehatan.
Proyek ini dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk mendorong ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah serta desa adat. Prosesi Ngeruak dalam kick-off menandai keterlibatan tradisi Bali.
Ahmad Fajar menegaskan kehati-hatiannya untuk memastikan bahwa seluruh proses rejuvenasi mengikuti masterplan kawasan serta didasarkan pada kajian dampak lingkungan.
Hal itu termasuk implementasi Rencana Pengelolaan Lingkungan dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RKL-RPL), untuk memastikan pembangunan berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan dan budaya Bali.
Rejuvenasi berlangsung bertahap selama tiga tahun, dari 2026 hingga 2028. Dengan pembaruan ini, The Nusa Dua diharapkan tetap menjadi kebanggaan Indonesia, destinasi unggulan Bali yang membawa manfaat bagi wisatawan, komunitas, dan ekonomi daerah. (*)






