Baca Juga: Pertamina Drilling Raih Best Collaboration Excellence 2026, Perkuat Sinergi Hulu Migas Nasional
Aziz menekankan bahwa operasional di hari raya tetap wajib mengacu pada standar keselamatan ketat. Prinsip HSSE Golden Rules, Corporate Life Saving Rules (CLSR), hingga budaya keselamatan “Salam Lima Jari” menjadi protokol wajib.
Para pekerja juga memiliki Stop Work Authority (SWA)—hak untuk menghentikan pekerjaan jika ditemukan kondisi yang membahayakan nyawa.
Dukungan Keluarga sebagai Kekuatan
Bagi para pekerja offshore, dukungan moral dari rumah adalah bahan bakar utama. Sevendes menitipkan pesan menyentuh bagi keluarganya yang merayakan Lebaran tanpa kehadirannya di meja makan.
“Untuk keluarga di rumah, saya selalu mencintai kalian. Saya harap kalian mengerti dengan tanggung jawab saya di sini. Mohon doanya agar kami dapat bekerja dengan aman,” katanya.
Baca Juga: Direksi Pertamina Drilling Ingatkan Pentingnya Keselamatan Kerja
Arahan penguatan budaya keselamatan ini sejalan dengan kebijakan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri.
Di tengah sunyinya laut lepas dan jauh dari keriuhan takbir di daratan, dedikasi kru rig Pertamina Drilling menjadi bukti nyata bahwa kedaulatan energi nasional ditegakkan melalui ketangguhan dan pengabdian tanpa henti. (*)






