Tantangan: Bülent sangat vokal soal konsistensi. Masalah utama JPE bukan pada skill individu, melainkan pada ketahanan mental saat ditekan melalui servis agresif lawan.
4. Skenario di Final Four
Untuk melaju ke Grand Final, JPE harus memenangkan perang mental di lapangan:
Kunci Kemenangan: Mereka harus memperbaiki akurasi libero dan outside hitter dalam menerima servis. Jika bola pertama aman, Megawati akan punya ruang lebih luas untuk melakukan cross-spike.
Baca Juga: Dominasi Biru di GOR Ken Arok: Jakarta Pertamina Enduro Tekuk Electric PLN
Lawan Terberat: Gresik Petrokimia. Gaya main Gresik yang sangat agresif dalam servis adalah antitesis bagi kelemahan utama JPE.
“High Risk, High Reward.” Jika JPE bisa menstabilkan receive mereka, mereka adalah kandidat terkuat juara karena kualitas serangan mereka berada satu level di atas tim lain.
Namun, jika mereka gagal memperbaiki operan pertama, mereka akan terus menjadi sasaran empuk bagi tim yang punya servis mematikan seperti Jakarta Bin. (*)






