Langkah ini menjadi bagian dari strategi untuk memastikan pemerataan pertumbuhan ekonomi. Salah satu wujudnya adalah penguatan kerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) dan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDESMA).
Inisiatif ini terintegrasi dengan program strategis nasional, termasuk penguatan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta Program Makan Bergizi Gratis.
Baca Juga: Livin’ Fest Bandung 2025 Dibuka, Bank Mandiri Dorong Ekonomi Lewat Sinergi UMKM
Melalui dukungan tersebut, hingga kini Bank Mandiri telah membuka lebih dari 3.700 rekening tabungan BUMDES dan BUMDESMA.
Selain itu, perseroan juga mengelola lebih dari 4.700 rekening Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih serta menyalurkan kredit kepada 147 mitra pelaksana Program Makan Bergizi Gratis guna mendukung kelancaran transaksi, tata kelola keuangan, dan keberlanjutan program di tingkat desa.
Sejak Januari hingga November 2025, penyaluran kredit UMKM Bank Mandiri telah mencapai Rp74,9 triliun. Capaian tersebut ditopang oleh strategi jemput bola untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Salah satunya melalui optimalisasi peran Mandiri Agen sebagai layanan Laku Pandai yang didukung Aplikasi Mandiri Agen dan EDC Mini ATM, yang hingga Desember 2025 telah melayani lebih dari 3,5 juta nasabah dengan total 65 juta transaksi.
Untuk menangkap potensi transaksi pelaku UMKM, Bank Mandiri juga mengoptimalkan layanan finansial terintegrasi melalui Livin’ Merchant. Aplikasi yang berfungsi sebagai enhanced point of sales (POS) ini telah dimanfaatkan oleh lebih dari 3 juta pelaku usaha.






