Ia juga menyampaikan bahwa Menteri Perhubungan, yang bertugas mengkoordinasikan angkutan Lebaran, sangat memperhatikan pelayanan tahun ini. Ada tiga hal utama yang menjadi perhatian, yaitu kolaborasi yang solid antar stakeholder, perhatian pada detail meskipun ini adalah tradisi tahunan, dan yang terpenting adalah keamanan dan keselamatan.
“Dengan demikian, diperlukan upaya antisipasi dan strategi operasi yang lebih baik, kreatif, inovatif dan efektif untuk menjamin kelancaran, keamanan, kenyamanan, dan keselamatan bagi para pengguna jalan tol,” tambahnya.
Baca Juga: Jasa Marga Siapkan Strategi Lancarkan Arus Mudik Idulfitri 2025
Jasa Marga telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk mendukung pelayanan selama libur Lebaran, seperti 119 unit Mobile Customer Service (MCS), 53 unit ambulans, 38 unit mobil rescue, 204 unit mobil derek, 100 unit Polisi Jalan Raya (PJR), dan tujuh tim urai. Semua ini siap memberikan respons cepat dan dukungan optimal.
Selama libur Lebaran 2025, Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, bahan bakar terisi penuh, saldo kartu uang elektronik mencukupi, dan perbekalan yang memadai.
Pengguna jalan juga disarankan untuk mengunduh aplikasi Travoy agar bisa mendapatkan informasi lalu lintas terkini dan lokasi rest area di jalan tol Jasa Marga Group.
Dengan kolaborasi yang kuat antara tim operasional dan dukungan dari berbagai pihak, Jasa Marga optimis dapat memberikan pelayanan terbaik serta mendukung keselamatan dan kenyamanan perjalanan masyarakat selama libur Lebaran 1446 H/2025. (*)