Perwakilan Jimbaran Hijau, Yusea Eka Prasetya, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen untuk terus hadir dalam ekosistem masyarakat adat. Ia menyadari bahwa menjelang hari raya besar, beban pengeluaran rumah tangga biasanya meningkat.
Baca Juga: Pameran Properti PropVaganza 2024 diakhiri di Central Park, Tawarkan Banyak Promo
“Sebagai bagian dari ekosistem masyarakat adat Jimbaran, kami memahami bahwa menjelang Nyepi, kebutuhan rumah tangga meningkat. Kami ingin berbagi kebahagiaan dan meringankan beban para lansia yang merupakan sesepuh dan bagian tak terpisahkan dari masyarakat Jimbaran,” kata Yusea.
Sinergi dan Semangat Menyama Braya
Senada dengan hal tersebut, pihak Pemerintah Desa Adat Jimbaran yang diwakili oleh Wayan Sukamta, menekankan pentingnya sinergi antara pelaku usaha dan institusi adat. Bantuan ini dinilai sebagai bentuk penghormatan kepada orang tua yang sejalan dengan adat budaya Bali.
“Semoga sinergi yang baik ini terus terjaga dan membawa manfaat bagi seluruh warga Desa Adat Jimbaran, dan mempererat rasa menyama braya di tengah masyarakat,” ujar Sukamta.
Penyaluran bantuan berlangsung tertib di masing-masing balai banjar. Para lansia yang hadir tampak antusias mengikuti dialog ringan dengan panitia sebelum menutup kegiatan dengan doa bersama demi kedamaian dan kelancaran perayaan Nyepi tahun ini. (*)






