“Dengan mengetahui estimasi biaya resmi sejak awal, pelanggan tidak perlu menggunakan jasa perantara,” tambahnya.
Baca Juga: PLN Manfaatkan 3,44 Juta Ton FABA, Dorong Ekonomi Hijau
Cara kerjanya terbilang ringkas. Setelah mengunduh aplikasi di Google Play Store atau App Store, pelanggan tinggal masuk ke menu “Simulasi Biaya”.
Di sana, tersedia berbagai pilihan paket layanan, termasuk opsi Sertifikat Laik Operasi (SLO) yang kerap menjadi komponen biaya yang membingungkan bagi orang awam. Begitu tombol “Hitung” ditekan, angka estimasi akan langsung terpampang secara otomatis.
Menurut Gregorius, penyajian data yang terbuka ini bertujuan agar seluruh proses layanan berjalan sesuai rel prosedur.
“Melalui fitur simulasi biaya di PLN Mobile, kami ingin memastikan pelanggan merasa aman, nyaman, dan terhindar dari praktik yang merugikan. Cukup gunakan layanan resmi langsung dari PLN, tanpa perantara,” pungkasnya.
Dengan fitur ini, PLN seolah ingin menegaskan bahwa urusan listrik kini bisa selesai dalam satu genggaman, tanpa perlu “salam tempel” di bawah meja. (*)






