Baca Juga: Siaga Lebaran 2026, PLN Amankan Pasokan Listrik Sumatera Utara dengan Cadangan 113 MW
Sistem Lombok mencatatkan cadangan daya sebesar 54 megawatt (MW), sementara Sistem Tambora di Pulau Sumbawa menyisakan cadangan 49 MW saat puncak pelaksanaan ibadah.
Kesiapan di Kalimantan dan Jawa Bagian Barat
Kondisi serupa terjadi di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng). General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, mengonfirmasi pelaksanaan Salat Idulfitri di wilayahnya berjalan tanpa kendala teknis berkat cadangan daya yang memadai.
Sementara itu, di Jawa bagian barat, General Manager PLN UID Banten, Muhammad Joharifin, menekankan bahwa kesiapsiagaan telah dilakukan sejak malam takbir.
“PLN berhasil menjaga pasokan listrik tetap andal sejak malam takbir hingga pelaksanaan Salat Idulfitri, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan khidmat,” kata Joharifin.
Baca Juga: Mudik BUMN 2026 Resmi Dilepas, PLN Angkut 12.500 Peserta dengan Target Nol Emisi
Apresiasi datang dari Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid. Ia menilai dukungan infrastruktur listrik yang stabil sangat membantu kekhusyukan masyarakat dalam beribadah.
Keberhasilan pengawalan ini menjadi parameter penting bagi PLN dalam menghadapi fluktuasi beban listrik selama libur panjang Lebaran 2026. (*)





