“Di Solo masih ada kekurangan sekitar 67 rumah. Karena itu kami didukung untuk membangun satu tower delapan lantai agar kebutuhan prajurit bisa terpenuhi,” kata Letjen TNI Djon Afriandi.
Proyek ini akan dikerjakan secara bertahap. Untuk tahap awal, anggaran sebesar Rp13 miliar telah dialokasikan untuk pembangunan tiga lantai pertama. Sisanya akan digarap melalui mekanisme kontrak tahun jamak (multi years contract) setelah kalkulasi kebutuhan rampung dihitung. (*)






