“Kemendag memberikan dukungan yang dapat dimanfaatkan pengelola SRG, koperasi, dan petani untuk memperkuat daya saing produk di tingkat produsen melalui program DBE,” tambah Mendag Busan.
Capaian Ekspor dan Peran Strategis SRG
Berdasarkan data Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), nilai ekspor rumput laut Indonesia ke pasar global sepanjang tahun 2025 telah menembus angka USD 317,55 juta. Tiongkok, Amerika Serikat, dan Spanyol masih menjadi negara tujuan utama.
Baca Juga: Kemendag Tetapkan HPE Maret 2026: Konsentrat Tembaga Turun Tipis, Harga Referensi Emas Melonjak
Kepala Bappebti, Tirta Karma Senjaya, menilai pengelola gudang SRG memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas dan ketersediaan stok untuk pasar ekspor. “SRG memberikan kepercayaan dan keamanan yang lebih besar dalam transaksi perdagangan internasional,” kata Tirta.
Direktur Utama PT Asia Sejahtera Mina Tbk, Indra Widiadarma, mengapresiasi dukungan fasilitasi pasar yang diberikan pemerintah. Ia berharap skema pembiayaan perbankan melalui resi gudang dapat semakin kompetitif guna membantu UMKM dan eksportir menembus pasar dunia.
Langkah ini dipandang sebagai upaya antisipatif pemerintah dalam menjaga stabilitas perdagangan nasional di tengah ketidakpastian geopolitik global yang membayangi harga komoditas dunia. (*)






