Kenaikan ini mencerminkan tingginya ketidakpastian ekonomi global yang mendorong pelaku pasar mengalihkan aset mereka ke instrumen yang lebih aman.
Pembelian agresif oleh bank sentral di berbagai negara turut menjadi bahan bakar utama yang menjaga daya tawar logam mulia ini di awal Maret.
Baca Juga: Sokong Swasembada Pangan, Mendag Busan Dorong Bulog Maksimalkan Sistem Resi Gudang
Sinergi Lintas Kementerian
Penetapan HPE dan HR ini merupakan hasil koordinasi teknis antara Kementerian Perdagangan dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Proses penghitungan mengacu pada data harga internasional, yakni LME untuk tembaga serta London Bullion Market Association (LBMA) untuk emas dan perak.
Selain aspek pasar, penetapan ini juga melibatkan pertimbangan strategis dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Perindustrian guna memastikan kebijakan bea keluar selaras dengan target penerimaan negara dan hilirisasi industri. (*)






