URBANCITY.CO.ID – Pemerintah melalui Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) kian agresif memacu ekspansi global industri kreatif nasional.
Dalam ajang Asia Pacific Advertising Festival (ADFEST) 2026 yang digelar di Pattaya, Thailand, Indonesia membidik posisi sebagai pemain kunci dalam rantai produksi periklanan internasional.
Deputi Bidang Kreativitas Media Kemenekraf, Agustini Rahayu, menegaskan bahwa subsektor periklanan kini diproyeksikan sebagai the new engine of growth.
Partisipasi Indonesia dalam ajang yang berlangsung pada 19–21 Maret 2026 tersebut bertujuan untuk menggeser posisi Indonesia dari sekadar pasar menjadi produsen aktif.
Baca Juga: Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif Nasional, Kemenekraf Gadeng Tiga Asosiasi Periklanan
“Indonesia tidak boleh berhenti sebagai pasar. Kita harus masuk sebagai pemain utama dalam rantai produksi global, membawa proyek masuk, dan menciptakan kolaborasi nyata lintas negara,” ujar Agustini Rahayu, Selasa, 31 Maret 2026.
Kolaborasi IRPII dan Kemenekraf di Thailand
Melalui program “IRPII x EKRAF Goes to ADFEST 2026”, tujuh rumah produksi iklan di bawah naungan Ikatan Rumah Produksi Iklan Indonesia (IRPII) unjuk gigi di program Production Hut.
Ruang ini dimanfaatkan untuk memamerkan portofolio film iklan komersial sekaligus memperkenalkan layanan produksi (production services) kepada mitra global.
Selama tiga hari pelaksanaan, delegasi Indonesia melakukan serangkaian pertemuan business to business (B2B) dengan perwakilan festival, media industri, hingga perusahaan produksi dari berbagai negara.




