Melalui unit layanan seperti BSPJI, Kemenperin memastikan pendampingan teknis sampai ke daerah agar pelaporan data berjalan mulus.
“Melalui dukungan unit-unit layanan seperti BSPJI, kami berupaya memastikan bahwa pelaku industri di berbagai daerah memperoleh pendampingan yang memadai dalam proses pelaporan data industri,” kata Emmy.
Sinergi Pusat dan Daerah
Sosialisasi yang digelar secara daring pada akhir Februari lalu ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Utara.
Kepala BSPJI Samarinda, Ransi Pasae, menekankan pentingnya peran pemerintah daerah sebagai jembatan edukasi bagi para pengusaha di lapangan.
“SIINas merupakan platform digital terintegrasi yang berfungsi sebagai pusat data dan informasi industri nasional. Diperlukan pendampingan dari dinas terkait khususnya yang membidangi perindustrian,” ungkap Ransi.
Kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat diharapkan dapat menghapus celah data yang selama ini terjadi.
Dengan fondasi data yang lengkap dan mutakhir melalui SIINas, Kemenperin optimistis dapat membangun industri nasional yang lebih berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan. (*)






