Selain mempercepat durasi, peningkatan kompetensi pegawai juga digenjot agar layanan jasa teknis menjadi lebih profesional dan responsif terhadap dinamika kebutuhan dunia usaha yang kian kompleks.
Sinergi Lawan Produk Non-Standar
Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI), Emmy Suryandari, menambahkan bahwa seluruh unit pelaksana teknis di bawah komandonya harus memiliki satu perspektif: mendukung perkembangan industri nasional melalui penguatan ekosistem layanan.
Baca Juga: Kemenperin Perkuat Standar Mutu Emas Nasional Guna Pacu Ekspor Perhiasan yang Naik 65 Persen
Diversifikasi layanan di tingkat balai terus didorong agar tidak hanya terpaku pada pengujian rutin, tetapi juga mampu memberikan dukungan teknis yang lebih luas bagi sektor prioritas. Melalui kolaborasi antarunit, Kemenperin optimistis produk lokal akan memiliki posisi tawar yang lebih kuat.
“Ke depan, penguatan layanan standardisasi dan sertifikasi akan terus dilakukan untuk memastikan industri dalam negeri mampu tumbuh sehat, berdaya saing, serta terlindungi dari produk impor yang tidak memenuhi standar kualitas,” pungkas Fathullah.
Sinergi kebijakan ini diharapkan menjadi jawaban atas maraknya produk asing tak berstandar yang merusak harga pasar, sekaligus mendorong produsen lokal untuk lebih adaptif menghadapi persaingan global. (*)






