Teuku Riefky berharap talenta unggul SMK nantinya bisa mendapatkan akses magang, residensi, hingga pengalaman global melalui skema beasiswa yang terintegrasi.
Baca Juga: Bazar Kreatif DWP Kemenekraf: Wamen Ekraf Irene Umar Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Global
“Kami mohon masukan terkait pengembangan modul dan bahan ajar ekonomi kreatif untuk SMK lintas subsektor sehingga bisa mencapai peningkatan kapasitas guru, sertifikasi siswa jalur vokasi, serta pertukaran praktisi. Kemudian, kami ingin ada sinergi beasiswa yang berpotensi mempercepat pengembangan talenta ekraf melalui pengalaman global,” tambah Teuku Riefky.
Mendorong Jiwa Entrepreneurship di Sekolah
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyambut baik inisiatif tersebut dan berharap program ini bisa mulai diimplementasikan pada tahun ajaran baru mendatang.
Ia menekankan bahwa tantangan SMK saat ini bukan hanya soal menciptakan karya, melainkan bagaimana memasarkan produk tersebut agar memiliki nilai ekonomi.
Mu’ti menegaskan orientasi lulusan SMK yang ia sebut “BMW” (Bekerja, Melanjutkan, dan Wirausaha). Ia meminta Kementerian Ekraf turut memfasilitasi pembangunan jiwa kewirausahaan bagi para siswa.
Baca Juga: Kemenekraf Gandeng Kreator Digital, Dorong Musisi Indonesia Tembus Pasar Global
“Kami sudah memiliki ‘rumahnya’ di SMK, tetapi tantangan berikutnya seperti apa karya atau produk kreatif siswa dapat dipasarkan secara luas dan memiliki nilai ekonomi sehingga membutuhkan marketing. Hal lain, kami juga ingin difasilitasi dari sisi pembangunan jiwa entrepreneurship,” ujar Abdul Mu’ti.






