Selain promosi produk lewat landing page, para platform e-commerce juga berkomitmen menyediakan pelatihan bagi para UMKM terdampak bencana, serta memberikan bantuan lain seperti pembangunan fasilitas umum.
Baca Juga: BCA Syariah Kunjungi Korban Bencana Sumatera, Salurkan Donasi Kebutuhan Pokok
“Kita mendorong ke semua masyarakat Indonesia bantu saudara-saudara yang ada di tiga provinsi ini. Caranya tidak hanya donasi, tapi belanja produk mereka,” lanjut Maman.
Menteri UMKM menambahkan, landing page UMKM Bangkit akan berlangsung selama dua tahun. Dia mempersilakan masyarakat masuk ke landing page ini untuk membantu saudara-saudara di Sumatera dengan berbelanja produk-produk UMKM terdampak bencana.
Sementara itu, Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM, Riza Damanik menuturkan, peluncuran landing page UMKM Bangkit menjadi inisiatif pemerintah bersama para platform e-commerce sebagai bentuk afirmasi pasar bagi produk UMKM terdampak bencana.
“Kami sepakat meluncurkan inisiatif landing page di e-commerce untuk mendukung promosi produk UMKM dari tiga provinsi. Selain itu, pelatihan bagi UMKM juga menjadi fokus supaya meningkatkan kapasitas usaha mereka,” ujar Riza.
Baca Juga: Dirut BRI Soroti Peran UMKM dalam Keuangan Berkelanjutan di WEF Davos 2026
Riza menekankan sinergi antara pemerintah pusat melalui Kementerian UMKM dengan platform e-commerce dapat menjadi solusi bagi UMKM terdampak bencana yang masih dapat berproduksi namun sulit mendapatkan akses pasar pascabencana.
Dia berharap UMKM di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat akan pulih sekaligus bertransformasi menjadi lebih adaptif, produktif dan berkelanjutan melalui kolaborasi ini. (*)






