“Bisa berdampingan dengan UMKM senior di bidang fashion dan batik adalah sebuah kebanggaan sekaligus proses belajar yang luar biasa bagi kami. Meski dari sisi penjualan kami masih perlu banyak berproses, kesempatan bertemu dan berjejaring dengan orang-orang hebat adalah nilai yang jauh lebih berharga,” tutur Shodik.
Baca Juga: Diplomasi Keranjang Belanja, Cara UMKM BISA Ekspor Menembus Sekat Pasar Global
Ia menutup perbincangan dengan sebuah filosofi sederhana: “Bagi kami, ilmu dan pengalaman adalah investasi terpenting.”
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhamad Baron, menegaskan bahwa pameran ini adalah bagian dari strategi “naik kelas” bagi para mitra binaan. Bukan sekadar mengejar omzet sesaat, tapi membangun mentalitas global.
“Capaian transaksi serta komitmen transaksi lanjutan ini menjadi bukti bahwa produk UMKM Indonesia memiliki kualitas, daya saing, dan potensi pasar yang sangat besar,” kata Baron.
Ia menambahkan, Pertamina ingin memastikan para perajin ini memiliki kepercayaan diri untuk tumbuh berkelanjutan, jauh setelah lampu-lampu panggung di JCC dipadamkan. (*)






