URBANCITY.CO.ID – Berawal dari keinginan mengajak tetangga lebih produktif, Kinanti Arum Sedah Mirah sukses menyulap kepedulian sosial menjadi unit usaha kreatif bernama Sedhah Corner.
Berbasis di Surakarta, Jawa Tengah, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ini fokus pada kerajinan tangan seni serat (fiber art) yang kini mulai melirik pasar internasional.
Sedah, sapaan akrabnya, mendirikan usaha ini pada 2019 saat masih duduk di bangku SMA. Ia melihat banyak warga di sekitar rumahnya memiliki potensi kreativitas namun minim wadah.
“Saya ingin mengajak mereka untuk ikut berkarya. Dari situ akhirnya terbentuk tim Sedhah Corner yang berasal dari lingkungan sekitar,” ujar Sedah.
Baca Juga: Bio Farma Dorong UMKM Kreatif Naik Kelas di INACRAFT 2026
Konsisten dengan Material Alami
Produk unggulan Sedhah Corner meliputi makrame dan rajut yang seluruhnya dikerjakan secara manual (handmade).
Keunikan jenama ini terletak pada komitmen penggunaan bahan ramah lingkungan, seperti benang katun dengan pewarna alami dari tanaman indigofera, secang, hingga tingi.
Tak sekadar mengejar profit, Sedhah Corner rutin menggelar kelas kerajinan gratis bagi perempuan dan anak-anak di sekitar rumah produksi.
Bagi Sedah, keterampilan seni olah benang ini diharapkan mampu menciptakan harmoni sosial sekaligus meningkatkan taraf ekonomi warga sekitar.
Digitalisasi dan Jangkauan Pasar
Pemanfaatan teknologi menjadi mesin penggerak utama pertumbuhan Sedhah Corner. Melalui platform Instagram, TikTok, dan Shopee, produknya telah menjangkau pelosok nusantara.




