Di sela peninjauannya, Iwan Bule menyempatkan diri berdialog dengan para operator SPBU. Ia mengapresiasi para petugas yang tetap bersiaga di hari raya, namun tetap mewanti-wanti soal prosedur keselamatan kerja.
“Dedikasi rekan-rekan di lapangan adalah kunci. Berikan pelayanan terbaik dengan senyuman, namun saya instruksikan dengan tegas agar aspek HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) tetap menjadi prioritas utama. Tidak ada toleransi untuk masalah keselamatan di tengah kepadatan arus nanti,” pungkasnya.
Baca Juga: Bos Pertamina Cek Satgas RAFI 2026: Produksi Migas di Rokan dan Distribusi Gas Medan Dijamin Aman
Layanan Ekstra PERTAMINA
VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menambahkan bahwa kehadiran jajaran dewan komisaris di lapangan memperkuat pengawasan atas kerja Satgas Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026.
“Kehadiran Komisaris Utama yang turun langsung melakukan peninjauan ini memberikan semangat tambahan bagi petugas di lapangan, sekaligus memastikan bahwa pengawasan berjalan ketat agar masyarakat dapat mudik dengan tenang dan nyaman,” ujar Baron.
Untuk memecah kepadatan, Pertamina telah menyiagakan armada Pertamina Delivery Service (PDS), mobil tangki kantong yang siaga di titik macet, serta penempatan SPBU modular.
Upaya ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi jutaan pemudik yang akan melintasi jalur utama tersebut. (*)






