URBANCITY.CO.ID – Langkah konkret untuk memperkuat ketahanan energi nasional mulai ditunjukkan dari level pimpinan tertinggi.
Komisaris Utama PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk atau PGN, Tony Setia Boedi Hoesodo, resmi memasang perangkat converter kit Bahan Bakar Gas (BBG) pada kendaraan pribadinya di Jakarta, Kamis, 2 April 2026.
Aksi ini bertujuan memberikan edukasi langsung kepada masyarakat mengenai efisiensi dan keamanan penggunaan gas bumi sebagai alternatif bahan bakar minyak (BBM).
Dengan teknologi dual fuel, kendaraan kini memiliki fleksibilitas untuk beralih fungsi dari BBM ke BBG hanya dengan menekan tombol switch di area kemudi.
“Kami ingin memberikan contoh nyata bahwa pemakaian BBG adalah pilihan yang cerdas untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Tony Setia Boedi Hoesodo.
Baca Juga: Harga Stabil Rp4.500, PGN Dorong BBG Jadi Opsi Ekonomis Kendaraan di Tengah Krisis Global
Kendaraan, sambung dia, bisa mendapatkan penghematan biaya bahan bakar karena harganya yang terjangkau dan stabil yaitu Rp4.500 per liter, daya tempuh lebih jauh serta juga lebih ramah lingkungan.
Hemat dan Ramah Lingkungan
Harga BBG yang dipatok flat Rp4.500 per liter setara premium (LSP) menjadi daya tarik utama di tengah fluktuasi harga energi global.
Selain aspek ekonomis, penggunaan gas bumi juga diklaim jauh lebih bersih karena emisi yang dihasilkan jauh lebih rendah dibandingkan bahan bakar fosil cair.
Tony memastikan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas dalam proses modifikasi ini. Seluruh pemasangan dilakukan oleh teknisi bersertifikasi yang mengikuti standar ketat, mulai dari instalasi tabung gas hingga pengaturan sistem aliran bahan bakar ke mesin.




