UBANCITY.CO.ID – Lingkungan kerja yang sehat kini menjadi investasi non-finansial paling berharga bagi setiap profesional di kota besar.
PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) secara proaktif memperkuat komitmennya dalam menjaga integritas korporasi.
Kebijakan zero tolerance terhadap segala bentuk pelecehan, perundungan, maupun intimidasi adalah wujud dari upaya tersebut.
Langkah tegas ini memastikan setiap insan BSI merasa aman, dihargai, dan terlindungi, yang pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas serta kenyamanan dalam berkarya.
VP Corporate Communication BSI, Siti Darojah Sri Wahyuni, menegaskan posisi perusahaan dalam menanggapi berbagai isu yang berkembang di ruang publik.
BSI sebagai lembaga keuangan syariah berkomitmen menjalankan tata kelola perusahaan yang baik dan mematuhi ketentuan hukum yang berlaku.
Baca juga:Â Pertama di Indonesia, BSI Gelar International Expo Bank Syariah
“Serta menerapkan zero tolerance terhadap segala bentuk pelecehan, perundungan, dan intimidasi di lingkungan kerja,” ujar Siti dalam keterangan resminya, Selasa (1/7).
Prosedur Tegas dalam Menjaga Integritas
BSI kini menerapkan mekanisme pelaporan yang terstruktur guna memastikan sistem memproses setiap dugaan pelanggaran berdasarkan fakta yang akurat.
Hingga saat ini, manajemen belum menerima laporan resmi terkait dugaan pelecehan seksual verbal yang beredar di masyarakat.
Namun, perusahaan tetap membuka pintu bagi siapa pun yang memiliki informasi yang dapat dipertanggungjawabkan untuk melaporkan dugaan tersebut melalui kanal internal maupun otoritas terkait.
Pihaknya mengaku hingga kini belum mendapatkan laporan resmi terkait informasi yang beredar di masyarakat.
“Kami belum menerima laporan resmi dari aparat penegak hukum maupun informasi melalui mekanisme internal perusahaan mengenai peristiwa tersebut,” kata Siti.
Baca juga:Â BSI Masuk Top 10 Global Islamic Bank, Masya Allah Lampaui Target




