URBANCITY.CO.ID – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan akses hunian bagi pelaku usaha kecil.
Dalam pembukaan Kriya Nusantara Expo 2026 di The Telkom Hub, Senin, 2 Maret 2026, Maruarar menyatakan bahwa rumah subsidi harus menjadi fondasi bagi kemandirian ekonomi masyarakat, terutama pelaku UMKM perempuan.
Eksibisi hasil kolaborasi Epic Market dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian PKP ini mengusung tema “Satu Atap Sejuta Manfaat: Rumah Subsidi untuk UMKM Berdikari”.
Selain menjadi ajang promosi bagi 50 tenant busana dan kuliner, acara ini menjadi jembatan sosialisasi target ambisius tiga juta rumah yang dicanangkan pemerintah.
Ibu Menteri PKP sekaligus Ketua DWP Kementerian PKP, Shinta Maruarar Sirait, menyebut kegiatan ini sebagai langkah nyata memutus hambatan UMKM dalam memiliki aset.
Baca Juga: Menteri PKP Ara Naikkan Anggaran BSPS Rp10 Triliun, Sasar Kawasan Kumuh Sulut dan Papua Selatan
“Harapannya, melalui sosialisasi ini para pelaku UMKM bisa memiliki rumah, bukan hanya sekadar impian,” ujar Shinta.
Tenor 30 Tahun dan Bantuan DP
Dalam dialog langsung dengan pengunjung, mulai dari pelaku UMKM hingga petugas keamanan, Menteri Maruarar—yang akrab disapa Ara—mengungkapkan rencana skema pembiayaan baru.
Pemerintah tengah menggodok tenor KPR subsidi hingga 30 tahun guna menekan angka cicilan bulanan agar lebih terjangkau.
Tak hanya soal regulasi, Menteri Ara dan Ibu Shinta secara pribadi menyatakan akan membantu uang muka (DP) rumah subsidi bagi 100 orang yang memenuhi syarat. Penerima bantuan ini diprioritaskan bagi pelaku dan pekerja UMKM, pengemudi, serta profesi sektor informal lainnya.




