Strategi ini diharapkan mampu memonetisasi temuan sumber daya yang pada 2025 mencapai 1 miliar barel setara minyak (BBOE).
Baca Juga: Siasat PHE Menjinakkan Penurunan Alami di Jalur Transisi, Langkah Panjang Ketahanan Energi
PHE juga melirik potensi Minyak Non-Konvensional (MNK) dan peluang akuisisi strategis untuk mempertebal cadangan migas nasional.
Strategi ‘Dual Growth’ dan Dekarbonisasi
Di tengah ambisi meningkatkan produksi, PHE tetap berpijak pada komitmen transisi energi melalui Dual Growth Strategy. Strategi ini menyelaraskan ekspansi bisnis inti migas dengan pengembangan energi rendah karbon.
Salah satu fokus utamanya adalah penerapan teknologi Carbon Capture Storage/Carbon Capture Utilization and Storage (CCS/CCUS) serta program dekarbonisasi operasional secara menyeluruh.
Langkah ini diambil agar peningkatan produksi migas tetap sejalan dengan target pengurangan emisi karbon menuju Net Zero Emission.
Dengan kombinasi pengembangan lapangan baru (greenfield) dan revitalisasi lapangan lama (brownfield), PHE optimistis dapat menjaga ketahanan energi Indonesia di masa transisi. (*)






