“Bahkan di darat pun penerangan PLTS bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki jaring, mengingat bongkar pasang yang mudah. Hal ini sangat membantu kami secara ekonomi dan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari,” jelas Kiki.
Transisi Energi di Tingkat Tapak
Langkah Pertamina NRE ini merupakan bagian dari upaya dekarbonisasi sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir. Penggunaan energi terbarukan di skala mikro ini terbukti memberikan dampak instan pada aspek keselamatan kerja dan kesejahteraan rumah tangga nelayan.
Baca Juga: Pertamina NRE Kuasai 20% Saham CREC Filipina, Dorong Energi Terbarukan ASEAN
Pjs. Corporate Secretary Pertamina NRE, Rizki Vistiari, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen untuk membawa teknologi energi bersih langsung ke tangan pengguna akhir yang paling membutuhkan.
“Kami percaya transisi energi harus menghadirkan dampak nyata di tingkat tapak. Melalui pemanfaatan energi surya, kami ingin membantu nelayan meningkatkan keselamatan, produktivitas, dan kesejahteraan. Inilah wujud komitmen Pertamina NRE untuk tumbuh bersama masyarakat,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis, 19 Februari 2026.
Transformasi dari senter kepala ke panel surya di Cilamaya ini menjadi bukti bahwa transisi energi bukan sekadar isu global di atas kertas, melainkan solusi praktis bagi ketahanan ekonomi masyarakat bawah. (*)






