Meski terbatas, suasana lebaran di atas kapal tetap diupayakan khidmat. Para kru melaksanakan salat Idulfitri berjamaah di dek kapal, dilanjutkan dengan tradisi saling bermaafan dan menyantap hidangan khas lebaran ala pelaut yang mempererat persaudaraan di tengah laut.
Baca Juga: Dukung Net Zero Emission, Pertamina Patra Niaga Tanam 22 Ribu Pohon di Sekitar Kilang
Siagakan 345 Armada Kapal
Peran para pelaut ini menjadi krusial mengingat geografis Indonesia yang kepulauan. Jalur laut merupakan urat nadi utama distribusi energi, terutama ke wilayah-wilayah yang hanya bisa diakses melalui jalur maritim.
Pada periode Idulfitri 1447 H ini, Pertamina Patra Niaga menyiagakan lebih dari 345 armada kapal secara penuh.
Para pelaut menjadi garda terdepan dalam rantai pasok energi, memastikan pasokan BBM dan gas tersedia tepat waktu di seluruh terminal bahan bakar di pelosok negeri.
Dedikasi tanpa henti dari para nakhoda dan kru kapal ini menjadi pengingat bahwa di balik kenyamanan warga merayakan lebaran, ada insan-insan tangguh yang tetap bekerja dalam sunyinya samudra. Profesionalisme mereka memastikan energi tetap mengalir untuk negeri, melintasi batas cakrawala. (*)






