URBANCITY.CO.ID – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat lonjakan mobilitas kendaraan yang signifikan selama periode libur Tahun Baru Imlek 2026. Dalam kurun waktu lima hari, yakni 13 hingga 17 Februari 2026, tercatat lebih dari 1,6 juta kendaraan keluar-masuk wilayah Jabotabek melalui empat gerbang tol utama.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengungkapkan total volume lalu lintas tersebut mencapai 1.623.619 kendaraan. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 12,32 persen dibandingkan lalu lintas normal yang biasanya berada di angka 1.445.556 kendaraan.
“Angka tersebut merupakan total angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa, GT Ciawi, GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama. Total volume lalin yang meninggalkan dan memasuki wilayah Jabotabek ini meningkat 12,32% jika dibandingkan lalin normal,” ujar Rivan dalam keterangan resminya.
Trans Jawa Jadi Destinasi Favorit
Data menunjukkan arus kendaraan yang meninggalkan Jabotabek mencapai 816.725 unit, naik 12,43 persen dari kondisi normal. Distribusi terbesar mengarah ke Timur atau arah Trans Jawa dan Bandung melalui GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama dengan total 379.356 kendaraan—melonjak drastis 24,27 persen.
Baca Juga: Jasa Marga Laporkan 1,6 juta Kendaraan Meninggalkan Jakarta saat Mudik Lebaran 2025
Sementara itu, arus kendaraan menuju Puncak (Bogor) melalui GT Ciawi naik 11,50 persen. Sebaliknya, pergerakan menuju arah Barat atau Merak melalui GT Cikupa justru mengalami penurunan tipis sebesar 1,92 persen dibandingkan hari biasa.




