
Fenomena ini semakin meningkatkan daya tarik makam sebagai sumber berkah dan inspirasi bagi masyarakat setempat maupun peziarah luar kota.
Baca juga: Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Magnet Wisata Spiritual Dunia
“Kami berharap Allah menurunkan rahmat-Nya untuk kita semua, agar kita bisa meneladani ilmu, kesabaran, dan keteguhan beliau,” ujar Rasna.
Bagi warga setempat, menghormati leluhur bukan sekadar tradisi, melainkan gaya hidup yang menjaga keseimbangan spiritual dalam kehidupan sehari-hari.
Potensi wisata religi ini menawarkan alternatif bagi wisatawan yang mencari pengalaman wisata yang lebih berbobot dan bermakna.
Mengintegrasikan ziarah dengan atmosfer pesisir menciptakan harmoni antara kekaguman terhadap kuasa Ilahi dan keindahan alam yang mempesona.
Transformasi Menuju Desa Wisata Halal
Visi besar pengembangan Desa Sedari sebagai destinasi wisata halal tanpa tempat hiburan malam menjadi langkah strategis dalam menjaga integritas nilai religi.
Baca juga: Indonesia-Aljazair Mulai Jajaki Kerja Sama Pariwisata untuk Pasar Afrika Utara
Fokus pada pelestarian sejarah memastikan bahwa pariwisata tidak hanya memberikan dampak ekonomi, tetapi juga menjaga marwah dan martabat budaya lokal.
Langkah ini menempatkan Desa Sedari sebagai pionir desa wisata berbasis nilai yang sangat diminati oleh wisatawan keluarga saat ini.




