Nasib tak kalah malang menimpa warga di Kecamatan Panyingkiran. Di saat jalur selatan bergelut dengan lumpur, Desa Bonang dan Leuwiseeng justru dikepung banjir. Air merangsek masuk ke permukiman, merendam setidaknya 65 rumah warga serta fasilitas ibadah.
“Di Desa Bonang dan Leuwiseeng, sedikitnya 65 rumah warga serta rumah ibadah terendam banjir,” ungkap Agus. Ia menambahkan, meski air mulai surut, proses pendataan kerugian materil masih terus berjalan.
Baca Juga: Bio Farma Bantu Korban Longsor Bandung Barat dengan Vaksin Tetanus dan Logistik
Hingga saat ini, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam rentetan bencana “satu malam” tersebut. “Dari 14 titik bencana tersebut, alhamdulillah hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa,” tegas Agus.
Namun, otoritas setempat tetap meminta warga bersiaga penuh mengingat potensi cuaca ekstrem yang masih mengintai di sisa pekan ini.
“Kami mengajak masyarakat selalu mengikuti informasi resmi dari BPBD dan segera melapor jika terjadi kondisi darurat di lingkungan masing-masing,” tukasnya.
Hujan ekstrem memicu 14 titik bencana dalam semalam. Jalur selatan lumpuh, sementara puluhan rumah di Panyingkiran terendam bah. (*)






