Insentif Tarif Nol Persen
Pemerintah juga mengandalkan skema tarif masuk nol persen untuk memastikan harga bahan baku tetap kompetitif. Kebijakan ini dinilai bakal menguntungkan struktur biaya industri nasional yang menggunakan etanol, baik untuk bahan bakar maupun kebutuhan manufaktur lainnya.
Baca Juga:
“Kalau kita masuknya dengan tarif nol persen ke negara kita, berarti kan harus lebih murah dong. Ini kan menguntungkan kita sebenarnya. Kita melakukan impor dari sini, tarifnya masuk nol persen, harganya lebih murah sehingga industri kita lebih kompetitif dalam memakai bahan baku daripada etanol,” jelas Bahlil.
Dengan biaya impor yang lebih efisien, pemerintah berharap daya saing produk Indonesia di pasar global meningkat, sembari secara bertahap membangun ekosistem bioetanol dari hulu ke hilir di tanah air. (*)






