PGN secara berkelanjutan akan menjalankan kegiatan operasional dan investasinya secara inovatif dan prudent agar dapat menciptakan pertumbuhan bisnis organik serta multiplier effect perekonomian nasional.
Baca Juga: Niaga dan Transmisi Gas Bumi Sumbang 78%, PGN Bukukan Pendapatan Konsolidasi USD2,69 Miliar
Selain itu, PGN juga lebih fokus dalam pengembangan utilisasi gas bumi yang ramah lingkungan di masa transisi energi menuju energi terbarukan. “Kami menjalankan peran yang cukup challenging dalam rangka era transisi energi dari fosil ke EBT,” ungkap Arief.
Dengan posisi kunci sebagai salah satu aggregator gas bumi di Indonesia, PGN diharapkan dapat mengisi masa transisi ini melalui penyediaan gas bumi sebagai energi bersih kepada masyarakat.
VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menyebut, kinerja positif PGN mencerminkan keberhasilan Subholding Pertamina yang mampu fokus mengembangkan bisnisnya sesuai dengan masing-masing perannya.
Bisnis PGN dalam distribusi gas bumi di Indonesia semakin berkembang, terlebih dalam pembangunan infrastruktur jaringan gas rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Ke depan, kami mendukung upaya PGN untuk terus berekspansi di berbagai peluang bisnis gas bumi, termasuk upayanya untuk go global,” pungkas Fadjar.






