Fokus utamanya adalah meningkatkan produktivitas industri manufaktur di dalam negeri agar tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga pemain kunci.
Baca Juga: Presiden Prabowo Apresiasi MBR Miliki Rumah Melalui KPR FLPP BTN
Teddy menambahkan, Kepala Negara menuntut kecepatan eksekusi. Prabowo emoh terjebak dalam birokrasi yang berbelit jika menyangkut dampak nyata bagi rakyat.
“Presiden menginginkan setiap kebijakan yang diambil harus segera dan sebanyak mungkin memberi keuntungan konkret untuk Indonesia,” pungkas Teddy.
Di tengah ketidakpastian global yang dibawa oleh Trump, pertemuan Hambalang ini menjadi penanda bahwa Jakarta sedang mengasah taji diplomasinya. (*)






