URBANCITY.CO.ID – Di atas aspal test drive Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 yang serba terbatas, Suzuki Fronx mencoba mencuri panggung.
Di tengah kepungan SUV kompak yang mengandalkan desain agresif, jagoan baru PT Suzuki Indomobil Sales ini memilih bertaruh pada kemudahan manuver—sebuah fitur pragmatis yang sering kali lebih dibutuhkan warga urban ketimbang sekadar angka tenaga mesin.
Senjata utama Fronx terletak pada radius putar yang hanya 4,8 meter. Angka ini tergolong ringkas di kelasnya, mengungguli duet Toyota Raize dan Daihatsu Rocky (4,9 meter), bahkan terpaut cukup jauh dari Honda WR-V (5,2 meter) serta Hyundai Creta. Meski selisihnya tampak tipis di atas kertas, kenyataan di lapangan berkata lain.
“Putar baliknya gampang, nggak terasa besar,” ujar Bintang, 27 tahun, salah satu pengunjung yang menjajal unit tersebut pada Sabtu, 14 Februari lalu. Bagi pengemudi di kota padat, selisih beberapa sentimeter bisa menjadi penentu antara sekali putar atau harus repot maju-mundur di area parkir yang sempit.
Baca Juga: Suzuki Rilis Mobil Listrik eWX, Modis dan Futuristik
Bukan Sekadar Putar Balik
Kelincahan mekanis itu diperkuat dengan asistensi teknologi. Suzuki menyematkan kamera 360 derajat, sensor parkir, dan kamera belakang—paket fitur yang biasanya hanya menghuni varian kasta tertinggi pada para kompetitornya.
Visual dari sudut pandang burung (bird’s-eye view) terbukti menjadi penawar kegugupan bagi pengemudi saat harus meliuk di ruang terbatas.
Syabina, 40 tahun, mengakui bantuan visual tersebut memberikan rasa aman ekstra. “Kelihatan jarak mobil dengan pembatas, jadi lebih tenang,” katanya.




