Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengamini posisi strategis Sulawesi Selatan. Baginya, wilayah ini adalah penyangga utama kedaulatan pangan nasional.
Baca Juga: BULOG dan Kemenag Matangkan Ekspor Beras ke Arab Saudi untuk Jamaah Haji
Dengan sokongan sarana pertanian yang memadai, Rizal yakin penyerapan gabah tahun ini akan melampaui catatan sebelumnya.
“Dengan dukungan pemerintah melalui sarana dan prasarana pertanian, kami optimistis produksi beras di Sulsel akan semakin meningkat dan penyerapan gabah dapat berjalan optimal,” kata Rizal.
Sinergi antara Bulog, pemerintah daerah, dan aparat keamanan ini diharapkan menjadi pelumas bagi mesin swasembada yang sedang dipacu.
Di tengah fluktuasi harga global, Maros kini menjadi salah satu titik penentu: apakah ambisi ekspor beras itu sekadar mimpi atau kenyataan yang segera terwujud di 2026. (*)






