Jeratan Hukum Merembet ke Petinggi BGN
Jeratan terhadap Kolonel Budi menambah panjang daftar pesakitan. Kejagung sebelumnya sudah menyeret tujuh tersangka lain dari unsur pimpinan BGN dan pengusaha rekanan.
Daftar tersangka mencakup eks Kepala BGN Dadan Hindayana serta dua mantan wakilnya, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung. Jaksa juga memproses tangan kanan Sony bernama Asep Yusuf Somantri dan Komisaris PT YAT Andri Mulyono.
Selanjutnya, Kejagung menetapkan Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review, Glory Harimas Sihombing. Nama lain yang terseret adalah Sekretaris Deputi BGN, Brigjen Lalu Muhammad Iwan Mahardan.
Penyidik menegaskan yayasan Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) semestinya mengelola program ini. Yayasan tersebut wajib berafiliasi dengan sekolah penerima manfaat makanan.
Namun, pejabat BGN justru menunjuk SPPG bermasalah melalui jalur kedekatan personal. Mayoritas yayasan mitra ini bahkan tidak memenuhi kualifikasi resmi.
Penyimpangan kian meluas ke belanja logistik yang tidak mendukung operasional MBG. Selain proyek 21.801 motor listrik senilai Rp1,03 triliun, pelaku me-mark-up harga 32.000 pasang sepatu. Mereka juga mengorupsi pengadaan 31.994 unit komputer tablet dan 5.400 unit televisi 75 inci.




