Sementara itu, laba bersih BTN Syariah juga turut menopang perolehan laba bersih Bank BTN. Per kuartal III-2023, Bank BTN mencatatkan laba bersih senilai Rp2,31 triliun atau sesuai target perseroan.
Selain disumbang bisnis syariah, perolehan laba bersih Bank BTN juga ditopang bisnis perseroan yang positif mulai dari KPR, high yield loan, hingga lonjakan fee based income.
Nixon menuturkan hingga akhir tahun, perseroan optimistis akan mencatatkan kinerja sesuai target. Mulai bergairahnya sektor perumahan dan insentif Pemerintah akan semakin menhttps://urbancity.co.id/wp-content/uploads/2019/10/Post-1.pngg bisnis pembiayaan sektor perumahan tumbuh positif hingga 2024.
“Momentum tersebut terus kami manfaatkan dengan berbagai inisiatif bisnis yang terus kami lakukan,” ujar Nixon.
Baca Juga: Bank BTN Sasar Ribuan Keluarga Baru dengan Wedding Festival dan Pameran Perumahan
Laporan keuangan Bank BTN menunjukkan per kuartal III-2023, bank yang berfokus pada pembiayaan perumahan ini mencatatkan total kredit dan pembiayaan senilai Rp318,30 triliun atau naik 9,87% yoy.
Peningkatan tersebut dihttps://urbancity.co.id/wp-content/uploads/2019/10/Post-1.pngg pertumbuhan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi yang naik 11,87% yoy dari Rp140,97 triliun menjadi Rp157,71 triliun pada kuartal III-2023.
Berbagai inisiatif Bank BTN pun terus menunjukkan kinerja positif. Segmen high yield loan misalnya, menunjukkan kinerja moncer. Kredit Ringan (Kring) untuk pegawai naik 17,59% yoy menjadi Rp4,32 triliun per kuartal III-2023.






