URBANCITY.CO.ID – Memoles Pesisir Mertasari, BNI boyong mesin pengolah sampah ke Sanur Kauh. Matahari baru saja meninggi di Pantai Mertasari, Bali, Sabtu pagi, 7 Februari 2026. Namun, ratusan orang—dari relawan hingga komunitas lingkungan—telah sibuk memunguti sisa-sisa plastik yang terselip di pasir pantai.
Aksi bersih-bersih ini bukan sekadar seremoni satu hari. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) datang membawa “amunisi” tambahan bagi pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Desa Sanur Kauh.
Melalui program berkelanjutannya, BNI menyerahkan bantuan mesin pencacah sampah dan mesin press plastik kepada Tempat Pengolahan Sampah Reuse, Reduce, Recycle (TPS3R) Sekar Tanjung.
Langkah ini bertujuan memperkuat kapasitas pengolahan sampah di hulu agar tak sekadar menumpuk di tempat pembuangan akhir.
Wakil Komisaris Utama BNI, Tedi Bharata, menegaskan bahwa aksi fisik di lapangan harus dibarengi dengan solusi infrastruktur yang mumpuni.
Baca Juga: BNI Catat Pertumbuhan Positif di 2025, Laba Bersih Rp20 Triliun
“Kegiatan bersih pantai pagi ini merupakan langkah awal membangun kesadaran kolektif. Dukungan peralatan pengelolaan sampah menjadi tindak lanjut konkret agar upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan dapat berjalan berkelanjutan serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Sirkuasi Ekonomi dari Bak Sampah
Di Sanur Kauh, TPS3R Sekar Tanjung bukan unit kecil. Mereka melayani sekitar 1.200 rumah tangga dengan volume sampah mencapai 3 ton per hari.




